.post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}

Laman

Tampilkan postingan dengan label SP. TAMBANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SP. TAMBANG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2013

METODE LOGGING GEOFISIKA PADA EKSPLORASI BATUBARA 1 Pengertian Logging Logging merupakan metode pengukuran besaran-besaran fisik batuan reservoir terhadap kedalaman lubang bor. Loging sumur (well logging) juga dikenal dengan borehole logging adalah cara untuk mendapatkan rekaman log yang detail mengenai formasi geologi yang terpenetrasi dalam lubang bor. Log dapat berupa pengamatan visual sampel yang diambil dari lubang bor (geological log), atau dalam pengukuran fisika yang dieroleh dari respon piranti instrumen yang di pasang didalam sumur (geohysical log). Well loging dapat digunakan dalam bidang eksplorasi minyak dan gas, batubara, air bawah tanah dan geoteknik. Logging sumur adalah

Log Spontaneous Potential

logplotsample16 150x150 Log Spontaneous Potential
Log SP
Log Spontaneous Potential adalah salah satu log yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi litologi lubang sumur. Pada awalnya log ini digunakan untuk membedakan litologi shale atau non shale (bed-boundary identification). Log SP adalah rekaman perbedaan potensial antara elektroda yang bergerak di dalam lubang bor dengan elektroda di permukaan. Karenanya, diperlukan suatu media yang dapat menghantarkan arus listrik di dalam lubang bor. Dalam hal ini, dipakai lumpur yang konduktif.
Penyimpangan SP disebabkan oleh adanya aliran listrik di dalam lumpur. Penyebab utamanya adalah dari dua kelompok tenaga elektromotive di dalam formasi, yaitu komponen elektrokimia dan elektrokinetik, yang berasal dari pemboran lubang yang memberikan